fallback-image

Bentuk – Bentuk BLT di Tengah Pandemi Covid – 19

BLT Dana Desa

Presiden Jokowi memutuskan untuk membagikan bantuan langsung tunai (BLT) untuk membantu menopang daya beli masyarakat di tengah pandemi covid – 19. Keputusan pemberian BLT yang dilakukan oleh pemerintah mendapatkan apresiasi positif dari para ekonom.

Fajar B. Hirawan Ekonom Center for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, mengatakan bahwa imbas wabah corona sudah cukup parah untuk ekonomi Indonesia. Sehingga ia menilai sudah saatnya bagi pemerintah untuk memberikan BLT agar dapat memberikan stimulus terhadap daya beli masyarakat.

Ia juga mengatakan pemerintah saat ini harus fokus untuk menjaga daya beli masyarakat dengan cara memberikan BLT. Sehingga program pengembangan infrastruktur ditunda terlebih dahulu.

Ada tiga jenis program bantuan tunai yang dirancang oleh pemerintah di masa pandemi. Ketiga program itu adalah Kartu Prakerja, bantuan langsung tunai (BLT) untuk UMKM, BLT dana desa, lalu bantuan subsidi upa (BSU).

Kartu Prakerja sendiri adalah program pengembangan kompetensi yang ditunjukan untuk para pencari kerja, pekerja, dan buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Penerima program Kartu Prakerja akan menerima Rp 3.500.000 selama menjalani program.

Dana ini akan diterima oleh peserta secara bertahap hingga pelatihan kerja selesai dilakukan.  Syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar program Kartu Prakerja adalah warga negara Indonesia (WNI).  Memiliki usia minimal 18 tahun, dan sedang tidak mengambil pendidikan formal.

Program BLT Pemerintah

Sementara untuk bantuan langsung tunai (BLT) UMKM akan diberikan dalam rangka menyukseskan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam bentuk uang tunai dan akan diberikan langsung ke nomor rekening penerima bantuan.

Besaran BLT UMKM yang akan diberikan adalah sebesar Rp 2,4 juta, dana tersebut akan diberikan dalam satu kali transfer ke nomor rekening pelaku UMKM yang sudah terdata. Pemerintah menunjuk bank BUMN seperti BRI dan BNI untuk membantu menyalurkan BLT UMKM.

Namun ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh pelaku UMKM agar mendapatkan bantuan modal dari pemerintah. Pelaku UMKM merupakan warga negara Indonesia (WNI), mempunyai nomor induk kepenudukan (KTP), usaha mikronya dapat dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul lampirannya, lalu bukan ASN, TNI/Polri dan bukan pegawai BUMN/BUMD

READ  Inilah Alasan Kamu Harus Nonton Money Heist IndoXXI

Kemudian, untuk bantuan subsidi upah atau gaji akan diberikan pemerintah kepada karyawan swasta dan juga pegawai honorer dalam wujud uang tunai. Bantuan langsung tunai ini akan langsung diberikan ke nomor rekening penerima.

Karyawan swasta dan honorer dengan gaji di bawah Rp 5 juta akan menerima bantuan dari pemerintah berupa uang tunai sebesar Rp 2,4 yang akan diberikan selama empat bulan. Sehingga setiap bulannya penerima akan menerima uang senilai Rp 600 ribu.

Bantuan subsidi gaji ini hanya akan diberikan kepada karyawan yang terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga bagi karyawan yang belum terdaftar ke dalam BPJS Ketenagakerjaan tidak akan mendapatkan bantuan ini.

fasha

Related Posts

fallback-image

5 Jenis Pekerjaan Bagi Pencinta Alam

Sejarah Singkat dan Awal Mula Adanya Abang None Jakarta

Sejarah Singkat dan Awal Mula Adanya Abang None Jakarta

Sudah Bosan Dirumah Karena Wabah Virus Corona, Ini Kegiatan Seru Untuk Kamu

Sudah Bosan Dirumah Karena Wabah Virus Corona, Ini Kegiatan Seru Untuk Kamu

Makanan Kekinian Ini Dapat Membahayakan Kesehatan Kamu

Makanan Kekinian Ini Dapat Membahayakan Kesehatan Kamu

Kategori