Makanan yang Tidak Boleh untuk Penderita Darah Kental agar Tidak Berakibat Fatal

Makanan yang Tidak Boleh untuk Penderita Darah Kental agar Tidak Berakibat Fatal

Menjaga pola makan sangat penting demi mengurangi berbagai resiko penyakit berbahaya dan bahkan menyerang tanpa pandang usia. Salah satu kondisi patut diwaspadai adalah Trombofila. Maka sebagai pengonsumsi makanan yang tidak boleh untuk penderita darah kental harus bijak dalam memilahnya.

Beberapa Jenis Makanan Tidak Boleh untuk Penderita Darah Kental

Jika sudah diketahui status sebagai penderita trombofilia. Maka perlu menjaga pola makan dengan baik termasuk menghindari jenis kuliner yang dilarang. Hal ini demi mendukung upaya penyembuhan.  Lantas, apa saja makanan tersebut?

  1. Makanan Tinggi Gula Rafinasi

Makanan tidak lepas dari menggunakan gula rafinasi sebagaimana merupakan gula bit atau gula tebu dengan bentuk kristal putih. Biasanya digunakan pada es krim, coklat, kue, permen dan sirup. Makanan tersebut menjadi pantangan bagi penderita darah kental apalagi dikonsumsi dalam jumlah berlebih.

Penderita darah kental sebaiknya mengatur konsumsi gula tersebut karena berpotensi memperburuk keadaan. Melalui alat kesehatan dr laser gula darah berlebih di dalam tubuh, dapat diminimalisir dengan merangsang kinerja mitokondria melalui pancaran sinar laser tingkat rendah pada pembuluh darah.

  1. Makanan Bersantan dan Gorengan

Mengonsumsi santan atau gorengan berpotensi menaikkan kolesterol di dalam tubuh. Maka, akan menyebabkan darah semakin mengental dan sulit untuk dipompa oleh jantung. Penderita Antifosfolipid sebaiknya menghindari makanan berminyak seperti ini agar tidak menambah parah kondisi kesehatan.

Dr Laser hadir sebagai solusi dalam mengatasi kolesterol tinggi yang dialami oleh penderita melalui teknologi laser. Alat tersebut nantinya akan merangsang Nitrogen Oksida dalam melancarkan jumlah aliran darah hingga menuju jaringan tubuh. Peredaran darah lancar maka jantung dapat bekerja optimal.

  1. Makanan Cepat Saji

Makanan yang tidak boleh untuk penderita darah kental berikutnya adalah menyantap makanan cepat saji. Meskipun memberikan cita rasa nikmat dan tidak perlu repot-repot dalam penyajiannya, namun juga perlu diketahui ada masalah kesehatan mengintai seperti diabetes dan obesitas.

Khususnya bagi penderita darah kental untuk menjaga pola makannya dari mengonsumsi makanan siap saji tersebut. Jam dr. laser dalam hal ini membantu mengurangi resiko diabetes dan obesitas dengan pancaran sinar ketika dipasangkan tepat pada titik arteri radial tepatnya pada pergelangan tangan.

  1. Makanan Hasil Fermentasi

Makanan hasil fermentasi memanfaatkan pertumbuhan bakteri melalui aktivitas mikroorganisme dan ragi dalam memecah glukosa menjadi gas. Penderita darah kental sebaiknya melakukan terapi dengan dr laser di https://drlaser-indonesia.co.id/ dan menghindari makanan ini karena menyebabkan sakit kepala.

Senyawa amina akan merangsang sistem saraf pusat dan menurunkan serta menaikkan aliran darah sehingga timbul rasa sakit di kepala. Dr. laser terapi ketika diterapkan, nantinya akan merangsang hormon melatonin untuk bekerja membantu memperlancar aliran darah agar lebih stabil.

  1. Makanan Mengandung MSG

Monosodium Glutamat pada umumnya digunakan sebagai penguat rasa makanan atau lebih familiar disebut penyedap rasa. Namun dibalik perannya memberikan rasa lezat, kandungan micin mempengaruhi kondisi kesehatan seperti sakit kepala, sakit pada dada dan memberikan rasa lemas.

Makanan mengandung Monosodium Glutamat secara ilmiah terbukti merusak kondisi retina mata bagi orang yang mengonsumsinya. Apalagi pada penderita darah kental hal ini akan berakibat fatal.

Kurang lebih itulah beberapa jenis makanan yang tidak boleh untuk penderita darah kental. Demi menghindari kondisi kesehatan yang semakin parah, sebaiknya fokus pada penyembuhan agar terhindar dari resiko serangan jantung, stroke dan diabetes.

drajjad

Kategori